Minggu, 27 Oktober 2019

Bagaimana Cara Kerja Asuransi Pada Jasa Kurir ?



Dalam setiap proses pengiriman barang, tentu akan menerapkan berbagai macam aturan untuk mendukung pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Dalam mengirimkan sebuah barang, tentu kurir diharuskan untuk mengantarkan ke seluruh tempat sesuai dengan alamat tujuan. Dengan pekerjaan tersebut, kurir pun memiliki sebuah asuransi yang menjadi jaminan atau proteksi terhadap kerugian maupun kerusakan atas barang yang dikirim. 

Aturan Pada Asuransi Jasa Kurir

Asuransi dalam pengiriman barang adalah, sebuah layanan perlindungan yang menjamin resiko kerugian atas pada barang kiriman. Dengan adanya asuransi tersebut dapat menjadi pengalihan resiko kehilangan, kerusakan, bahkan keterlambatan pengiriman yang dilakukan oleh kurir pengiriman barang. 

Asuransi yang ditetapkan pada jasa kurir pengiriman barang, sangat penting untuk menjamin keamanan serta keselamatan barang tersebut. Sehingga pelanggan dapat merasa nyaman dan aman dengan berbagai macam resiko yang terjadi selama proses pengiriman barang. Apabila barang mengalami kerusakan, maka kemudahan pun dapat dirasakan oleh kedua belah pihak.

Dengan adanya asuransi, maka pihak customer akan mendapat penggantian. Asuransi juga dapat memudahkan pihak ekspedisi, dari tuntutan customer akibat barang yang mengalami kerusakan. Umumnya penggunaan asuransi jasa pengiriman dimaksudkan untuk beberapa barang khusus. Barang khusus tersebut seperti barang yang nilainya lebih dari Rp 1 Juta, dokumen berharga, serta barang yang nilainya lebih besar dari ongkos kirim. 

Cara Klaim Asuransi

Ketika seorang customer mendapatkan kerugian akibat barang yang rusak maupun terlambat, maka pelanggan dapat melakukan klaim asuransi sebagai bentuk permintaan pertanggung jawaban atas kerugian pelanggan. Untuk melakukan klaim asuransi pada pihak jasa kurir pengiriman barang, pelanggan diharuskan untuk  melengkapi beberapa dokumen terlebih dahulu. 

Hal pertama yang perlu dilengkapi oleh seorang pelanggan adalah, memberikan bukti airway bill atau resi yang asli. Dengan memberikan bukti resi ini, bertujuan untuk membuktikan bahwa anda memang adalah pemilik barang tersebut. Apabila anda tidak memiliki nomor resi, maka klaim pun tidak bisa dilakukan. Hal ini menjadi syarat utama, untuk menghindari adanya keinginan yang tidak diinginkan dengan memanfaatkan asuransi.


Syarat yang kedua adalah, customer harus memiliki dan menunjukkan bukti resi asuransi yang dimiliki. Dengan adanya asuransi tersebut, maka pelanggan memang secara sah memiliki hak untuk mendapatkan asuransi. Tentunya pihak ekspedisi tidak bisa memberikan asuransi begitu saja, tanpa adanya bukti bahwa anda penerima asuransi dalam hal pengiriman barang. 

Setelah seluruh bukti telah ditunjukkan dan terbukti asli, maka pelanggan akan mengisi sebuah dokumen surat klaim. Pada dokumen tersebut, diisi dengan identitas diri yang sah dan terbukti benar. Pengajuan klaim ini dapat dilakukan pelanggan, dengan mendatangi kantor jasa kurir secara langsung. 

Pentingnya Asuransi Perlindungan Barang

Asuransi ini sangat penting untuk digunakan, khususnya pada pelanggan yang ingin mengirimkan suatu barang atau dokumen berharga. Dengan adanya asuransi ini, sejumlah uang yang dibayarkan tentu berbanding lurus dengan perlindungan dan pertanggung jawaban yang akan didapatkan pelanggan. 

Terkadang kita harus mengirimkan sebuah surat atau dokumen yang sangat penting, dengan menggunakan jasa kurir. Namun agar kita yakin bahwa dokumen tersebut akan sampai dengan aman kepada alamat yang dituju tentu harus mendapatkan jaminan. Jaminan ini adalah sebuah bentuk perlindungan kepada barang berharga, agar dapat diterima oleh alamat tujuan tanpa kerusakan sedikitpun. 

Jasa kurir sangat dibutuhkan untuk mengirimkan suatu barang dari satu tempat ke tempat yang lain. Terkadang barang tersebut pun bernilai cukup tinggi, sehingga pelanggan perlu mendapatkan sebuah jaminan yang melindungi barang tersebut. Dengan adanya asuransi, maka customer dapat menjadi lebih nyaman dan aman akan barang yang dikirimkan.


EmoticonEmoticon